Ahad, 13 April 2014

Logika Oleh Nur'lelah Asfee

Logika dan perasaanku bertengkar
Kerana terlalu sayangkan anak
mereka berkata;
"Tidak mengapa"
"Biarkanlah"
"Dia tidak boleh dipaksa"

Apa?

Di mana nasihatmu?
Tidak kau menyedari
Katamu itu butiran doa
Sanggupkah engkau diseret juga 
ke neraka?

Teguran guru dan jiran tetangga dikata;
"Ah, merepek saja!"
"Anakku bukan begitu"

Fikiranku berkecamuk
Sesungguhnya orang tua hari ini
Di alam dimensi yang tidak terdefinisi
Membiarkan anak tercinta
Memperkosa moral dan akhlak sendiri

Nur'lelah Asfee

Jumaat, 28 Mac 2014

Detik Itu...Detik Ini... Oleh Nora Hirin

Detik itu... Detik ini...
Detik itu,
Gagah sayapmu membelah angkasa,
Gempita suaramu menggegarkan langit malam.
Tidak mungkin dalam seribu mimpi,
Terjangka pergimu takkan kembali...
Detik itu,
Kau menggemparkan seluruh maya,
Di sebalik tatap, intai, tenung dan renung.
Tak sedikit terlintas kilat kilaumu,
Tak sedikit terdetik rayu ragumu...
Di balik kelam,
Di balik samar,
Di balik sendu,
Di balik berjuta tanya dan rasa,
Yang menantimu terus menanti penuh gelora.
Yang menantimu terus menanti dipacu harapan dan doa...
Detik ini,
Di saat segalanya hampir terungkai,
Peritnya menusuk, menikam, merobek jiwa.
Lukanya parah...
Tak hanya merana, mereka yang mengalir darah yang sama,
Terpalit juga pada seluruh yang bernama manusia...
Detik ini,
Andai ini yang tertulis bagimu,
Andai benar berakhir hikayatmu,
Di balik gelombang bergelora,
Di balik hempas samudera,
Yang engkau tinggalkan,
Diharap...
Agar mampu berserah,
Agar mampu memanjatkan doa,
Agar mampu meminta kurniaan tabah,
Agar mampu rela menerima walaupun bukan kepalang derita,
Walaupun beribu persoalan terus membalut dan membelenggu,
Belum mampu meredamkan sangsi dan ragu-ragu...
Ternyata jangkauan kekuasaan kita,
Tidak mampu menjangkau kekuasaan Yang Esa,
Kerna yang ditemui, tiada lain...
Hujungnya Dia..


Nora Hirin

Khamis, 27 Mac 2014

Pulau Rampasan Oleh Karmin Abbas

Diego Garcia
kusebut namamu
kerana putih kulit
hitam hatimu
tanganmu
mencabut akar-akar sejarah
suku-suku #Chagos
dengan lima generasinya

sedikit tak kau peduli
masa depan segugus pertiwi
satu demi satu
kau rampas
dan pemiliknya
kau tindas

Diego Garcia
kusebut namamu
kerana muslihat
rancanganmu kutahu
senyummu
memukau senusantara
satu-satu bobos
dengan tipu dan perdaya

namun
kucerap kelicikan itu
setinggi mana persada siasahmu
anak-anak gugusan
'kan dapat kembali
sesuatu yang bukan tahkikmu lagi

Diego Garcia
kusebut namamu
kerana selat ini
berbekas sesuatu
limpahan nafsu
ke pesisir renungan
bolak-balik hujah
dengan benih persengketaan

Karmin Abbas