Saturday, 31 January 2015
Qiam oleh Zainol Abi
Seluruh jiwaku memendam
rindu mandam mendalam
kuluahkan dalam diam
di anjung sepertiga malam
Kalam kasih bersalam
untaian zikir bersulam
raga hati tenteram
seperti air di dalam talam
'Kan kugenggam
pendupaan bara azam
'kan kusembam
kalut buih dosa semalam
Hibanya kutelan
pahitnya kutahan
bekalnya kusimpan
moga senang di hari kemudian.
Zainol Abi
Kembara Dalaman oleh Zainol Abi
Semakin dalam hijab alam ditebak
semakin karam jiwanya merana...
Di satu sudut sunyi
ada sang murba yang pilu
menyaksikan kantu dataran bentala
runtuh di jejeran penjara kepalsuan
Semakin dalam puing kelancangan disemak
semakin dahsyat labun kebohongan dijamah mata...
Dikala dia lemah tersandar
pada bahu senja nan pudar
ditebarkan jala ricunya
memukat ciciran iman
menggugah lena taqwa
agar tidak bercempera
melawan arus kefasikan
Semakin dalam iman dipasak
semakin dahsyat syaitan menggoda...
Dia memandang awan
dia mengerling bintang
bulan pun senyum seakan faham
karamnya kendiri bersendi iman.
Zainol Abi
Monday, 19 January 2015
Bayang oleh Zainol Abi
Tanpa diundang
Kau datang mengencang
Pintu hatiku tergenggang
Masih terasa siatnya
Masih teruja bisanya
Masih terbuka lukanya
Penangan sepak terajangmu
Di atas
Di bawah
Di kiri
Di kanan
Di depan
Di belakang
Kata kata misteri canggung terngiang
Di kelopak mata bergenang
Di pelupuk jiwa bergoncang
Fikiran jauh melayang
Menerawang
Imbasan igauan dikenang
Masihkah diri ini dibuang
Jauh ke dlm jurang
Tanpa ada yg peduli mengenang
Setiap langkah dilejang
Dibayangi bebayang cenggang
Zainol Abi